Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan

Persiapan Program Hamil, Dimulai Dari Hal Kecil

Meskipun telah mengenal sejak kanak-kanak, mereka harus berpisah karena suatu hal yang terlihat kecil. Impian memiliki bayi mungil.

Memiliki buah hati harapan yang tidak tentu kapan menjadi kenyataan. Sebagian pasangan terlihat begitu mudahnya mendapatkan berkah. Ada yang harus melewati proses melelahkan, tapi tak jarang yang masih belum dibukakan pintunya. Program hamil mudah-mudah susah...

Sebuah situs fertilitas yang bermarkas di negeri Big Ben, memperkenalkan cara menganalisis keberhasilan program tersebut. Bagaimana agar peluangnya lebih besar? Ada beberapa hal sederhana yang perlu diketahui.

Berbagi Informasi Dengan Pasangan

Usaha ini adalah kerjasama, bukan pribadi, harus dilakukan berdua, suami dan istri. Sejak awal ditekankan, keputusan bersama mempengaruhi hasil investigasi dan pengobatan.

Pengaruh Sikap Mental Pada Fertilitas

Ketika ada keinginan yang belum terpenuhi, stress datang mendampingi. Padahal stress menurunkan libido dan kekerapan sexual intercourse. Bahkan tahap-tahap yang dilakukan saat program hamil pun, menimbulkan stress tersendiri. Di sinilah perlunya konseling.

Kesempatan Konsepsi

Konsepsi atau pembuahan adalah pertemuan sel telur (ovum) dan sperma, biasanya terjadi pada hari ke 11 hingga 14 setelah ovulasi, jika dihitung dari siklus haid normal.

Ovulasi adalah pelepasan sel telur yang sudah  matang. Sel-sel telur inilah yang siap untuk dibuahi.

Lebih dari delapan puluh persen pasangan akan mengalami konsepsi dalam waktu satu tahun, terutama pada:
√ Wanita masih di bawah usia 40 tahun,
√ Pasangan tidak menggunakan kontrasepsi dan berhubungan secara teratur.

Belum berhasil dalam tahun pertama? Tenang, kesempatan tetap terbuka. Sekitar setengahnya sukses di tahun ke dua. Bahkan angka kehamilan lebih dari 90% (2004, 2013).

Pengaruh Usia

Frekuensi Dan Waktu

Berhubungan pada waktu yang tepat, yakni saat periode  ovulasi. Jika dilakukan selama 2 hingga 3 hari mempertingi angka keberhasilan.

Cara sederhana menghitung waktu ovulasi = Haid yang akan datang dikurangi 14 hari

Faktor Prediksi Keberhasilan

☆Usia Wanita
Data 2013, menyebutkan penurunan keberhasilan kelahiran hidup seiring peningkatan usia, terutama wanita.

☆Riwayat Kehamilan
Kemungkinan kesuksesan meningkat jika si wanita setidaknya pernah hamil, atau melahirkan bayi hidup.

☆Indeks Massa Tubuh (IMB)

Sebelum program, sebaiknya indeks massa tubuh wanita berkisar 19-30. Itu yang ideal. Di luar kisaran tersebut, baik kurang maupun lebih, ternyata menurunkan angka keberhasilan.

Wanita dengan IMB lebih dari 30, perlu waktu yang lebih lama untuk pembuahan (istilahnya dibuahi).

Perhatian, untuk perempuan yang IMBnya 30 atau lebih dan tidak mengalami ovulasi. Mengurangi berat badan ternyata berpengaruh meningkatkan angka keberhasilan. Yuk, segera diet demi promil.

Biasanya, wanita yang bergabung dalam komunitas olah tubuh dan pendampingan diet, lebih banyak yang berhasil hamil daripada yang hanya mendapat saran penurunan berat badan seorang diri. Yes, jalinan komunikasi antar sahabat signifikan demi kehamilan.

Bukan hanya wanita, pria yang IMBnya 30 atau lebih, juga berpotensi menurunkan fertilitas. Nah, waspadalah.

Sebaliknya, wanita yang berIMB kurang dari 19, atau siklus haidnya kurang teratur, atau tidak mengalami ovulasi. Meningkatkan berat badan juga berpengaruh meningkatkan keberhasilan konsepsi.

☆Gaya Hidup

Konsumsi minuman mengandung kafein, -seperti teh, kopi, dan soda-, belum ada bukti konsisten dengan masalah fertilitas (2004). Tetapi, terutama bagi wanita, mempunyai efek pada angka kesuksesan program fertilisasi. Hal yang sama, juga berlaku pada wanita dan pria perokok (2004, 2013).

Pakaian Dalam

Khusus untuk pria, semakin tinggi suhu dalam organ reproduksi akan mengurangi kualitas semen. Padahal di dalam semen inilah, terdapat sperma yang berfungsi membuahi. Jika terlalu panas, sperma pun tak berdaya.

Hingga tahun 2004, belum ada bukti meyakinkan kalau menggunakan pakaian dalam yang longgar akan memperbaiki fertilitas.

Pekerjaan

Beberapa lapangan pekerjaan terpapar risiko mengurangi fertilitas.

Obat

Beberapa obat, baik obat resep maupun yang dijual bebas (OTC), mempengaruhi fertilitas pria maupun wanita. Jika tetap ingin fokus, pikir-pikirlah dahulu, tanya teman atau konsultasi sebelum mengkonsumsi obat apa pun itu.

Sebagai penutup, manusia berusaha, tapi DIA yang menentukan. Keep the efforts, couples.

Bergerak, Cara Sedehana Menjaga Detak Jantung Sehat

http://impossiblemomisme.blogspot.com



Setiap tahun penyakit jantung dan pembuluh darah bertanggung jawab atas 17,5 juta kematian di usia produktif, bahkan tahun 2030 diperkirakan angkanya menjadi 23 juta.


Jantung sehat merupakan cermin gaya hidup sehat dambaan setiap insan. Bagaimana tidak? Sering kita mendengar cerita tentang orang yang tiba-tiba dilanda 'angin duduk', sakit dada hebat, yang tidak jarang berakhir tragis.  Kematian atau (jika beruntung) 'hanya' mati sebelah alias stroke. Sebuah pengalaman yang jauh dari harapan. Padahal selama ini orang tersebut dikenal sehat, bugar dan rajin berolahraga. Apa yang salah? 

Kabar baiknya, kejadian ini dapat dicegah. Semua orang dapat melakukannya, karena perubahan yang dilakukan sederhana. Cukup dengan modifikasi gaya hidup setiap hari.  

Modifikasi gaya hidup dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke hingga 80%,

Sayang, hanya satu dari 4 orang yang mengetahuinya.
Sumber: www.heartandstroke.com


Gangguan jantung, ternyata akibat dari kurang gerak. Tentunya, tidak asal gerak, bukan gerak sembarang gerak. Gerak yang sederhana, tetapi harus teratur, inilah kuncinya. 

@cahayaetcipta
Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu, dalam segi jumlah maupun kecepatan waktu (mematikan).


Apa saja yang perlu bergerak demi jantung sehat?

Aktifkan Gerak Saluran Cerna Dengan Serat


Sistem pencernaan harus aktif bergerak. Bagaimana caranya? 




Diet sehat adalah salah satu senjata ampuh untuk melawan penyakit jantung dan pembuluh darah. Lewat makanan, baik jenis dan jumlahnya, kita dapat menekan faktor-faktor risiko lain. Dengan cermat memilih hidangan sehat, kita mampu mengendalikan: kolesterol, tekanan darah, diabetes dan kegemukan. 


Prioritaskan santapan yang:



1. Mengandung banyak serat, seperti buah-buahan dan sayuran, Serat akan memacu usus untuk bekerja dengan aktif.


2. Indeks glikemiknya rendah,


3. Rendah kalori,




4. Pilih diet yang menekankan asupan sayur, buah dan gandum utuh: termasuk produk susu rendah lemak, ikan, minyak sayur dan kacang-kacangan,


5. Batasi asupan yang manis-manis, minuman bersoda, dan daging merah,
Setidaknya 68 persen dari manula di atas 65 tahun yang menderita diabetes melitus meninggal karena penyakit jantung. Faktor risiko lainnya seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok dan kegemukan serta kurangnya kegiatan fisik akan sangat meningkatkan berkembangnya penyakit jantung dan pembuluh darah pada penderita diabetes.
6. Hindari lemak, terutama lemak jenuh dan lemak trans. Ganti margarin dan lemak putih, contohnya dengan minyak zaitun.

7. Perbanyak asam lemak tak jenuh, khususnya rantai ganda. Biasanya banyak dijumpai pada protein hewani berdaging putih, seperti ikan-ikan laut dalam. 

8. Kurangi garam dan gula. Keduanya berpotensi menimbulkan sumbatan (plak) serta membuat dinding pembuluh darah menjadi kaku (keras). Lemak yang menumpuk di pembuluh darah adalah malapetaka yang mengintai. Cepat atau lambat ini akan memicu serangan jantung atau stroke. 

Sesuaikan diet dengan kegiatan fisik, sehingga jumlah kalori yang masuk seimbang dengan yang keluar. Kita dapat mengetahui dengan menghitung berat badan ideal.

  • saluran cerna bergerak
    Diet tinggi serat, pelindung jantung sehat.

Manajemen Stress, Bebaskan Gerak Aliran Darah Ke Otak

Otak juga perlu bergerak. Gerak yang dimaksud, berkaitan dengan kelancaran aliran darah ke otak. Mengingat, organ yang satu ini, sangatlah peka terhadap kekurangan oksigen. 

Bagaimana agar alirannya bebas? 

Salah satunya, dengan mengurangi stress.

Hubungan antara risiko penyakit jantung koroner dan stress pada kehidupan seseorang. Misalnya, orang yang stress bisa makan berlebihan, mulai merokok,  bahkan merokok lebih banyak daripada biasanya. 

Riset menunjukkan bahwa reaksi stress pada kaum muda bisa memperkirakan risiko tekanan darah pada saat mereka berusia paruh baya. 

Jika Anda perokok, berhentilah. Dalam rokok, terkandung bahan-bahan yang merusak kelenturan pembuluh darah.

Adakah anggota keluarga yang merokok? Anjurkan segera berhenti. Sesuatu yang perlu perjuangan berat. Tapi, akan lebih berat lagi untuk bisa sembuh, jika sekali saja terkena serangan jantung, stroke atau hidup dengan penyakit jantung yang kronis. 

Teratur Beraktivitas, Bergerak, Jadikan Prioritas


jantungku sehat dengan bergerak
Sederhana, tapi penuh makna.

Banyak bergerak: bermain di ruang terbuka bersama keluarga, 
melakukan pekerjaan rumah tangga, bersepeda ke tempat kerja, berjalan kaki, naik-turun tangga adalah cara yang sederhana dan murah untuk menjaga kesehatan jantung kita.

Selanjutnya, tubuh harus tetap aktif dengan melakukan kegiatan, dengan bermacam-macam gerakan. Dengan banyak bergerak, kita bisa mengendalikan tekanan darah serta menjaga keseimbangan berat badan. 

Bergerak tidak selalu berarti melakukan aktivitas olahraga. Semua kegiatan yang memompa tubuh untuk selau bergerak sangatlah dianjurkan. Misalnya perbanyak berjalan kaki ke pasar, kantor, bahkan di tempat parkir. Pilih-naik turun tangga ketimbang menggunakan lift. Mengulek bumbu dapur daripada menggunakan blender juga efektif. Kalau itu semua dilakukan secara teratur akan sangat membantu kesehatan jantung kita.  

Tentu saja yang ideal adalah olahraga teratur, namun tidak berlebihan.  

Intinya, adalah kualitas bukan kuantitas. Lama olahraga yang baik adalah sekitar 40 menit.
Semakin berumur, toleransi kerja jantung semakin rendah. Salah satu cara mengukur detak jantung maksimum yang ditolerir saat aktivitas fisik.

220 - Umur (tahun) = Detak Jantung per menit maksimum
Gaya hidup sedentary, artinya terlalu banyak duduk seperti pegawai kantor, sangatlah mengurangi kesempatan untuk bergerak. Manfaatkan kesempatan yang ada untuk bergerak, hindarkan elevator, gunakan tangga, makan siang keluar kantor dengan berjalan kaki.  

Sebaliknya terlalu banyak gerak, seperti olahraga yang berlebihan juga tidak baik. Detak jantung menjadi terlalu cepat, bahkan bisa berakibat kematian. 

Pentingnya keteraturan, kualitas, bukan kuantitas. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga 40 menit, tiga atau empat kali seminggu, dapat menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol dan menjaga berat badan dalam tingkat optimal. 

Monitor berat badan, usahakan stabil dalam rentang berat badan ideal.

Berat badan ideal untuk pria  =     [Tinggi badan (cm) - 100] - 10%  
Berat badan ideal untuk wanita = [Tinggi badan (cm) - 100] - 20%


Sayangi jantung, dengan memeriksakannya secara berkala. Dimulai dengan cara sederhana, periksa detak nadi, ukur tekanan darah hingga kontrol ke dokter atau rumah sakit. Pemeriksaan teratur akan mengurangi risiko serangan jantung. Sebaiknya, kita menjaga tekanan darah kita dalam kisaran normal. 


http://impossiblemomisme.blogspot.com
Kisaran tekanan darah sesuai umur. Sumber: lifescript.com

Segera Bergerak, Jika Terjadi Serangan


Every second counts
Setiap detik begitu berharga
Kehilangan waktu seperti memperbanyak kematian otot jantung.

Siapkan kerabat untuk bergerak cepat. Segera berikan pertolongan pertama. Salah satunya, dengan obat pembuka aliran darah, yaitu ISDN (atau Cedocard, nama yang lebih familiar). Segera bawa ke rumah sakit, atau dokter. Jangan menunggu, sekali lagi, setiap detik sangatlah berharga. Semakin cepat, kemungkinan pemulihan makin tinggi.

Perubahan gaya hidup, memperbaiki kesehatan jantung kita.
Risiko stroke berkurang 48% pada orang yang sangat sehat,

Risiko stroke berkurang 27% pada orang kebanyakan,
Risiko stroke berkurang 8%, setiap perbaikan gaya hidup sehat.
Sumber: American Heart Association Journal Stroke; M.Cushman

Peran gaya hidup sehat sangat berpengaruh pada kesehatan jantung. Cara hidup kita, merupakan perisai terkuat melawannya. Itu semua bisa kita raih. Kemauan menentukan nasib jantung kita. 

Ubahlah segera! Karena..."every second counts"





Memanfaatkan Kemaslahatan Teknologi Informasi Demi Memajukan Negeri


"Rasanya seperti  ada yang kurang, jika sehari tak membuka medsos?".  Begitulah ucapan yang sering kita dengar dari mulut penggila medsos zaman sekarang. Ungkapan yang mulai muncul terutama sejak adanya email, facebook yang dulu hanya bisa diakses melalui komputer. Kini dengan adanya smartphone, yang nyaris bisa melakukan apa saja, ucapan ini tambah tak asing saja.
Revolusi dalam media komunikasi memang sangat dahsyat. Kini boleh dikata setiap orang (dewasa, terutama kaum urban) memiliki alat untuk mengakses media sosial kapan saja.  Menjadi netizen (pengguna net/jaringan media sosial) sudah menjadi gaya hidup. Banyak yang merasa ketinggalan zaman jika tidak mengikuti fenomena ini. Tapi, benarkah demikian? Dan apakah konsekuensinya?
Kemajuan di bidang teknologi komunikasi sering membuat kita keteter.  Untuk dapat terus mengikutinya kita harus selalu mengupdate gadget atau peralatan kita. Netizen harus menyediakan dana yang cukup karena secara berkala mereka harus mengganti alatnya. Bagi yang berkecukupan hal ini tentu tidak menjadi masalah. Tapi bagi yang tidak mampu bagaimana? Yang terjadi adalah ketimpangan.
Mereka yang mampu dapat memanfaatkan media sosial untuk apa saja, mulai dari sekadar ngobrol atau bertukar kabar dengan teman maupun saudara sampai dengan memasang iklan untuk menjual produk secara online.  Atau sekadar curhat?
Media sosial memberi kesempatan kepada setiap orang untuk mengungkapkan perasaan atau ide-ide mereka.  Tapi harus diingat bahwa kita tidak bisa semaunya berbicara melalui media ini. Ingat kasus Prita yang terpaksa harus berurusan dengan pengadilan gara-gara mengungkapkan kekesalannya lewat email kepada teman-temannya? Undang-undang hasutan atau pencemaran nama baik dapat menjerat kita kalau kita kurang hati-hati.
Banyak pengguna medsos memasarkan produk mereka secara online. Bagi mereka ini merupakan cara yang lebih efektif dan murah.  Mereka tidak perlu membuka toko secara fisik karena produk mereka dijual berdasarkan pesanan pembeli. Karenanya untung yang mereka peroleh pun lebih besar. Tapi mereka harus membangun kepercayaan dari pembeli jika ingin tetap eksis. Berjanji akan mengirim produk dalam sehari tetapi barang baru dikirim seminggu kemudian tentunya kurang baik. 
Media sosial juga dapat digunakan untuk menggalang dana bagi korban bencana atau menggalang dukungan bagi calon pejabat publik seperti yang terjadi di sejumlah daerah sekarang ini. Tapi media sosial juga dapat digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyebar kebencian dan fitnah. Ini sungguh berbahaya karena banyak orang yang memakan mentah-mentah fitnah itu. 
Sudah pula kita menyaksikan beberapa orang berkumpul di sekeliling meja makan. Tujuan awal mereka adalah makan bersama sambil mengobrol. Tapi apa yang terjadi kemudian? Masing-masing justru asyik dengan gadget mereka. Ini juga bisa terjadi dalam satu keluarga. Di waktu senggang saat semua anggota seharusnya berkumpul di ruang keluarga untuk menceritakan pengalaman mereka hari itu, mereka justru berada di kamar masing-masing sibuk bersilancar di dunia maya. Anak saya sendiri kadang marah kalau saya terlalu lama di depan komputer.  Karena dia anak berkebutuhan khusus, yang tidak bisa menyampaikan maksudnya secara verbal, maka ia sering menutup begitu saja laptop yang sedang saya pakai.Cucu seorang teman saya bahkan sering berusaha merebut HP teman tersebut untuk dibanting jika ia sedang menelepon!
Juga sudah bukan berita baru lagi jika kita mendengar ada orang yang menjadi korban kejahatan berupa penipuan, atau pemerkosaan di mana pelaku dan korban adalah dua orang yang baru saja berkenalan melalui medsos.  Oleh karena itu, kita perlu memberi pengertian, terutama kepada anak-anak, agar jangan terlalu percaya pada orang yang mereka kenal melalui media ini.
Jadi apakah sebaiknya kita menghindari media sosial? Tidak juga. Banyak sekali manfaatnya seperti diuraikan di atas. Tapi agaknya orang yang aksesnya ke medsos terbatas, karena tidak mampu membeli alat yang mahal, agaknya kurang rentan terhadap efek negatifnya. Mungkin saja mereka memang agak ketinggalan zaman, ketinggalan informasi, tapi ini kadang juga jadi semacam berkah. Mereka tidak terlalu pusing dengan segala tetek-bengek soal politik atau ekonomi, tidak terombang-ambing oleh gemuruhnya pertentangan antara pihak DPR dan eksekutif yang belakangan ini sering berkobar. Artinya mereka tetap bisa menikmati hidup seperti sediakala, tak terusik oleh adanya alat-alat canggih yang bagi mereka seperti berada di awang-awang.    

Nah, apakah media sosial itu merupakan berkah atau musibah akan bergantung pada bagaimana kita menggunakan dan menyiasatinya.  Sangat bermanfaat jika kita menggunakannya untuk hal-hal yang positif, namun berbahaya jika digunakan untuk berbuat jahat. Di zaman teknologi komunikasi dan informasi yang sudah sangat maju sekarang ini, kita memang seharusnya tidak boleh tertinggal. Tetapi kita hendaknya juga ikut menjadi pelaku, bukan hanya sekadar penonton.  Artinya kita harus berperan aktif dalam perkembangan ini, ikut menciptakan hardware ataupun software yang bermanfaat bagi siapa saja. Bukan hanya sebagai pengguna, yang hanya akan menguntungkan pihak lain.

Beruntunglah kita mempunyai seorang Khoirul Anwar dari Kediri, Jawa Timur yang berhasil menemukan dan mematenkan konsep dua FFT (Fast Fourier Transform). Konsep ini sekarang digunakan dalam sistem 4G, istilah yang mengacu kepada standar generasi keempat dari teknologi telepon seluler

Ramadan, Time of Patience Not Passions

FEDChallenge

A neighbor came to me one day during the Ramadan month, bringing some food for me to end my fasting for the day. 

Feeling grateful I said, "I wish I could give you something in return."
Neighbor : "Oh, please don't mention it.  We know you don't have much time to prepare meal for yourself.". 

Giving each other a present during certain occasions is a very old tradition.  It exists in almost every civilization and culture.


During the month of Ramadan of the Islamic calendar, the month for fasting, and the Eidul Fitr celebrations that follow, it is a common practice among Indonesians, Muslims or Non-Muslims, to exchange foods with their neighbors. This usually happens in late afternoons just before they break their fasting of the day.  In the old days, foods were put in some containers, and the receiver would empty the contents and replace them with their own foods for the giver. Time changed and this tradition of giving gradually shifted from giving foods to giving presents.

Giving presents is a unique experience.  Before you decide to give a present to someone, it is not uncommon for you to find yourself in a difficult situation.  Would they accept this if I gave this, you would wonder.  Or, should I give money instead. Would they think I am ungenerous if I gave them this or would they feel humiliated because of my gift?


FEDChallenge


Thousands of doubtful questions might whirl in your head before you decide what you are going to give out.  But if you realize that the essence of giving is to show that you care for others, those questions are baseless.  We give them presents because we care for them, because we love them.  A gift is a symbol of love and care and of solidarity, as long as we give it sincerely.



Ramadan Time of Patience

Oh well. Are there insincere gifts? Yes, no doubt about it. The Ramadan and Eidul Fitr celebrations have apparently become an opportunity for certain groups of people to take advantage of giving. For some business persons, it is a time to get closer attention from those in power by giving them presents.  For others, it is a time to produce goods that might cause people to buy them as gifts.  They design the goods in parcels in such artistic ways as to attract buyers. They contain anything from food to drink and from shirts to watches, or anything you can think of, you name it.  The parcels are then sold at prices ranging from hundreds of thousands of rupiahs to millions. Stores are full of potential buyers, those craving for buying those goods.
Much more than on normal days, The Ramadan month, which basically is a time for patience, self-restraints and abstinence, has become a time for spending uncontrollably. A time for spiritual self-control into a time of worldly out-of-control. A time of patience into a time of passion.  The business world has conditioned this, because it is them that gain the most.

Thanks God, recently the government has issued a regulation that bans government officials from accepting parcels. Or they might risk ending up in jail under corruption charges. Common people are also reminded of the true meaning of fasting, i.e. absent from food, sexual desire and extravagance.


FED Challenge


Happy Ramadan and Eidul Fitr !    


Cerita Di Meja Makan, Yang Sayang Jika Dilewatkan

Ayo Makan Bersama


"Anglenya kurang instagramable, kurang eye-catching". Dialog klasik di sebuah kafe, tempat nongkrong sekelompok muda-mudi. Itulah kata-kata yang seringkali terdengar atau mungkin gaya makan masa kini. Sindrom Food-selfie, istilah yang membangkit kan rasa bangga bagi pelakunya; meskipun tak jarang menjadi cibiran orang karena dianggap mencerminkan gaya hidup hedonis. Seandainya saja, kebanggaan dan keakraban serupa terjadi di rumah. Kepuasan yang dihidangkan setiap cerita makan bersama keluarga, tentunya lebih seru.
Tujuan makan bersama adalah untuk memperluas pergaulan dan mempererat persaudaraan. Di kalangan tertentu. keluarga indonesia, makan bersama sudah menjadi tradisi yang tak lekang oleh zaman. Perlengkapan makan akan diatur sedemikian rupa oleh La Mere de Maison, istilah Perancis untuk sang Ibu. Karena zaman dulu jumlah anggota keluarga .pada umumnya besar, maka diperlukan meja yang besar pula, biasanya berbentuk empat persegi panjang. Satu kursi diletakkan di masing-masing ujungnya, yang diduduki oleh kepala keluarga dan sang ibu, sedangkan anak-anak akan duduk berderet di kedua sisinya.
Seperti dalam kutipan lagu di atas, selama makan mereka bersantap dengan tertib dan tidak banyak berbicara. Hanya seperlunya saja, seperti misalnya saat ada yang meminta diambilkan sesuatu yang agak jauh darinya. Porsi makan pun disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anggota, sehingga tidak perlu ada makanan yang tersisa. Setelah selesai makan, barulah mereka berbincang-bincang tentang apa saja yang mereka alami hari itu.
Sayang, oleh perubahan zaman tradisi ini mulai banyak ditinggalkan. Oleh kesibukan masing-masing, sulit bagi keluarga sekarang untuk melakukan makan bersama, bahkan untuk makan malam pun. Kemajuan teknologi informasi punya andil dalam hilangnya tradisi ini. Sang Bapak, Ibu, dan anak-anak lewat alat komunikasi mereka dengan mudah akan mengatakan bahwa hari itu mereka tidak akan makan di rumah karena ada undangan makan dari perusahaan atau teman ini dan itu.
Ini mungkin tak terhindarkan. Kecuali untuk tujuan bisnis, makan bersama di luar rumah zaman sekarang sering hanya menjadi ajang pamer gadget dan berselfie ria. Alih-alih berdoa sebelum makan, mereka sibuk memotret makanan yang tersedia di meja. Sering pula kita lihat mereka makan sambil bertelepon dan tidak berbicara satu sama lain. Alhasil, tujuan inti dari makan pun tidak tercapai; makanan sering tidak habis dan perbaikan di antara mereka pun tidak bertambah erat.
1. Cucilah Tangan Sebelum Makan
Mencuci tangan sudah menjadi kebiasaan. Tradisi yang dilakukan sebelum dan sesudah makan. Bagian telapak, punggung, juga sela-sela jari-jari tangan, semua jangan dilewatkan. Sebaiknya, menggunakan sabun cair dan di bawah air mengalir. Bayangkan jika kita memakai sabun batang, banyak kemungkinan terkena kuman, atau sebaliknya menularkan bibit penyakit yang sudah di dalam tangan kita.
2. Berdoa Sebelum Makan
Apapun agama kita, sebagai bangsa yang religius berdoa sebelum makan merupakan wujud dari rasa syukur kita kepada Tuhan atas makanan yang Dia limpahkan kepada kita. Kita pun menjadi sadar bahwa masih banyak saudara kita yang mungkin kekurangan makanan untuk keluarga mereka.
3.Jagalah kebersihan saat makan
Cara pasti dan ekonomis menjaga kebersihan makanan adalah menyiapkan makanan sendiri di rumah. Bahan makanan segar yang dipilih sendiri, mengolah dengan bersih di dapur sendiri, menu sehat sesuai kebutuhan hingga peralatan makan foodgrade akan menghasilkan hidangan optimal bagi keluarga.

Foodgrade

4. Tidak Berbicara Saat Makan
Pesan sederhana tapi sangat vital.Dalam tubuh kita, saluran napas (tenggorokan) dan saluran makanan (kerongkongan), saling bersebelahan.  Saat berbicara, kita perlu menarik napas sehingga katup tenggorok terbuka. Tak heran, terbuka kemungkinan makanan bisa masuk ke saluran ini. Akibatnya orang bisa tersedak, dan yang lebih fatal meninggal karena saluran napas tertutup makanan.
Jika hendak bercerita, hendaknya tidak berbarengan dengan mengunyah makanan. Sebelum makan, seperti saat memasak tentunya akan lebih seru. Bisa juga dilakukan seusai makan, saat membereskan hingga membersihkan peralatan makan.

5. Makan jangan bersuara
Mengunyah makanan hendaknya tidak menimbulkan suara yang terkadang kurang nak didengar. Begitu pula kita perlu berhati-hati mengambil makanan dari piring agar tidak menimbulkan bunyi-bunyian. Piring kaca yang sering atau terlalu kuat diketuk rentan pecah, suara yang timbul juga lebih keras. Lain dengan piring plastik, lebih lembut, sehingga suasana makan menjadi lebih nyaman.

6. Kalau makan haruslah dihabiskan
"Eat as much as you need."  Mengambil makanan terlalu banyak adalah pemborosan sekaligus mengundang penyakit. Jika tidak habis, sisanya adalah kemubaziran.  Jika dimakan habis, kita berisiko mengalami kegemukan dan rentan terhadap berbagai macam penyakit seperti diabetes. Jadi kita perlu porsi yang sesuai dengan kebutuhan asupan makanan kita dan menghabiskannya.  Siasatnya menggunakan alat makan berukuran kecil, seperti koleksi Petite Blossom. Dengan porsi kecil, kenaikan gula darah lebih stabil. Prinsip serupa yang dianut sebagai pengendalian diabetes, kolesterol, obesitas, hingga darah tinggi.

Ayo Makan Bersama

7. Banyak -banyak makan (buah dan sayuran)
Ini nih yang sering terbalik. Biasanya kita memulai dengan karbohidrat dan protein. Istilah makan buah sesudah makan, perlu segera diubah. Biasakan buah dan sayur dahulu, demi melancarkan kerja saluran cerna. Santaplah setidaknya 50% serat dari sayur dan buah per porsi makan Supaya gak terlupakan, mama memilih alat makan warna hijau segar. Seperti warna koleksi petite blossom, mengingatkan kami untuk makan buah dan sayuran. Warna favorit kami semua, yang juga niscaya baik untuk kesehatan mata. Warna hijau identik dengan keindahan alam. Kesan pertama padahal warna hijau ini terkait dengan makanan sehat, dan organik. Efeknya menenangkan dan menyeimbangkan tubuh. Tak heran, diet terasa lebih nyaman saat menyantap makanan berwarna hijau seperti sayuran.  
.
8. Jangan ada sisa
Ambil makanan sesuai porsi. Janganlah terlalu banyak. Seperti disebutkan di atas kita makan secukupnya. Memakai peralatan berukuran  petite, kecil, kita terhindar dari pemborosan makanan.  Lagipula pola makan sehat adalah porsi  kecil, tapi boleh sering. Ini dilakukan demi mencegah kenaikan kadar gula darah mendadak. Apalagi sudah wadah makanan yang berfungsi 3 ini 1. Sekiranya tidak habis, bisa disimpan di dalam kulkas. Jika perlu kemudian, bisa kembali dihangatkan dengan microwave.

9. Ayo, Makan Bersama
Kebersamaan bukan hanya saat makan, tetapi lebih luas lagi. Sebelum, saat maupun sesudahnya punya kisah masing-masing. Menetapkan menu, memilah bahan, dan mengolah hidangan. Sesudah makan pun, punya keunikan sendiri, saat membereskan juga membersihkan peralatan.
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Hal yang juga berlaku dalam rangkaian makan. Hingga mencuci piring juga bersama, termasuk melibatkan anak-anak. Gunakan peralatan yang ramah anak, seperti yang berbahan plastik. Meskipun terjatuh pun, tetap aman, gak khawatir pecah. Sudah ada produk yang bergaransi seumur hidup, seperti produk Tupperware. Jaminan yang membuat kekhawatiran berkurang. Gak kepikiran deh, kalau digunakan si kecil. 


Ayo Makan Bersama
Ternyata, meja makan punya banyak cerita. Celoteh dari keluarga. Kisah ritual persiapan, hinggga merapikan. Kebiasaan beragam saat makan. Semua punya keunikan, keistimewaan yang bisa dijadikan pelajaran. Makan bersama di rumah banyak manfaatnya. Kita bisa saling mengingatkan untuk makan sesuai dengan kebutuhan kita serta berbagi pengalaman seusai makan. Jangan lupakan meja makan punya cerita. Karena dari sana asal mula persiapan kehidupan. You're what you eat. Segala kesuksesan berawal dari hal kecil, sederhana, seperti belajar dari cerita meja makan.

Sejak Ramadhan Ini, IM3 Ooredoo Bebaskan Internet Freedom 2.0

Ramadhan selalu menjadi puncak kesibukan. Sejak mulainya puasa, persiapan lebaran, mudik, maupun silaturahmi. Banyak tenaga, waktu juga pikiran terkuras untuk kesempurnaan menjalankannya. Dengan segala keterbatasan, sangat sulit melakukannya seorang diri. Bala bantuan sangatlah diperlukan. Tak pelak lagi, komunikasi berperan saat mencari solusi , sekaligus menjalin silaturahmi. Begitu banyak layanan komunikasi, seperti SMS, telepon juga internetan. Komunikasi menjadi kebutuhan tanpa batas waktu. Semua memerlukan akses yang serba cepat. Sayangnya, gak semua layanan bisa menampung segala beban di setiap bulan suci. Keberatan saat trafik puncak menjadi masalah klasik. Tak jarang, silaturahmi terganggu. Pesan tidak tersampaikan, terlambat datang, hingga kuota data habis.

Silaturahmi Unlimited

Indosat Ooredoo mencoba memberikan solusi unik yang tidak bikin panik. Namanya "KEBEBASAN" Freedom 2.0. Siapa sih yang tidak suka bebas, apalagi kebebasan berkomunikasi, termasuk internetan. . Sebagai penyedia jaringan data tercepat di Indonesia, Indosat Ooredoo ingin semua pelanggannya menikmati manfaatnya.  Kecepatan jaringan data Freedom 2.0 telah terverifikasi berdasarkan Ookla Speedtest Award sebagai Fastest Mobile Network. Pembuktian yang sahih, demi menerobos kemacetan trafik silaturahmi nanti.

Demi memberikan pengalaman internetan lebih bebas dan bisa sesering mungkin, IM3 Ooredoo memperbaharui paket Freedom Combo. Paket paling gress , lebih banyak "bebas"nya . Kebebasan internetan tanpa batas, unlimited konten, tanpa kebablasan biaya yang melonjak. Batasan aturan rumit, keterbatasan waktu untuk penggunaan, bahkan syarat dan ketentuan "tersembunyi", tak akan terjadi dengan pengalaman unlimited.

Kebebasan yang tersedia dalam bentuk Freedom Mini dan New Freedom Combo. Bahkan berlaku untuk pelanggan pascabayar. Sudah menjadi rahasia umum, jika pasca bayar identik dengan paling banyak membayar, merasa di-anaktiri-kan. Meski lebih dekat dengan provider, tapi benefitnya bubar, cenderung kalah dengan prepaid. Dengan Freedom Postpaid, pelanggan mendapat semua fasilitas New Freedom Combo dengan manfaat lebih banyak, dengan harga yang sama, terutaman untuk keluarga.

Freedom Postpaid, pilihan internet pascabayar terbaik untuk keluarga

Suatu hal yang hanya terjadi di Indonesia, layanan pascabayar yang lebih mahal tapi minim manfaat. Kenyataan yang tidak layak, menurut Alexander Rusli,  saat membebaskan Internet Freedom 2.0 ini, kemarin (30/5/2016). President Director merangkap Chief Executive Officer Indosat Ooredoo, hendak mengubah paradigma, layanan pascabayar yang menjadi anak tiri, salah satu tujuan peluncuran IM3 Freedom Postpaid.

Silaturahmi Unlimited

Kini, pelanggan pascabayar dapat menikmati segala fitur terbaik Freedom Combo, plus bonusnya yang sangat lebih banyak. Double Kuota hinga 30 GB per bulan di semua jaringan, Big Bonus 4G, juga layanan musik tanpa batas 6 bulan gratis Spotify Premium. Unlimited menelpon dan SMSan, bahkan ke operator lain. Keseluruhannya dengan harga yang sama dengan layanan Freedom Combo.

Family & Friends Freedom, bisa menjadi pengalaman unlimited terbaik untuk sekeluarga. Kebutuhan keluarga ditampung dalam satu akun, bisa memotong biaya hingga 70%. Gak sampai ratusan ribu rupiah per bulan, setiap anggota keluarga bisa menikmati layanan ini. Ditunggu ya, mulai tanggal 7 Juni 2016 nanti.

New Freedom Combo, kebebasan dengan manfaat bertambah

Silaturahmi Unlimited
Inovasi dari paket yang lawas, ada yang tambahan "lebih dan lebih" jelang puasa ini. Silaturahmi tak khawatir,  menggunakan  Double Kuota data. Kini, sudah mumpuni untuk semua jaringan. Dulu, Bonus 4G hanya 10GB, sekarang menjadi Unlimited Big Bonus 4G. Layanan Spotify Premium diberikan gratis selama sebulan, plus fitur menelepon dan SMS unlimited. Kebebasan Combo tersedia sesuai kebutuhan, beragam pilihan yaitu M, L, XL dan XXL.

New Freedom Mini, cukup seribuan bisa unlimited
Silaturahmi Unlimited

Membuktikan komitmen, bahwa internet bisa menjadi solusi bersama orang banyak. Penerima The Most Innovative Company of the Year 2015, dari  Asia Pasific Stevie Awards, mempersembahkan pengalaman unlimited yang terjangkau. Internet, nelpon, dan SMS, mulai dari seribu rupiah per hari. Jangka waktunya pun mengikuti kebutuhan pelanggan, tanpa kekhawatiran membayar lebih, bebas 24 jam tak terbatas oleh waktu.

Kebebasan yang terasa dan bermanfaat, sesuai kebutuhan dan meringankan. Terutama menjelang Lebaran, momen ketika kebutuhan, keinginan, kebaikan menjadi puncak kesibukan. Jika kurang komunikasi, bisa menimbulkan keruwetan, apalagi jika terjadi salah paham. Sayang khan, maksud baik tapi tidak tersampai secara baik, hanya karena habis kuota, gak punya pulsa. Jadi, jangan kurang piknik lagi, pilih yang banyak bebasnya. Jamannya mamah minta pulsa, sudah kadaluarsa. Selamat silaturahmi, kebebasan demi semua. Terima kasih IM3 Ooredoo.




 
Copyright © 2013. Keluarga Investasi - All Rights Reserved
Template Created by ThemeXpose | Published By Gooyaabi Templates