Tampilkan postingan dengan label Health and Beauty. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health and Beauty. Tampilkan semua postingan

The Most Precious Things In Life Is Health

Staying healthy is what  everybody wants to do. But no one cannot all the time stay healthy. Somehow, once in a while you may get sick, whether you want it or not.  One gets sick when his body resistance to a certain illness is low. When you get sick, everything goes wrong. You cannot do anything maximally. Your activities are affected. You cannot work in full capacity. Economically speaking, you are losing money that you  should otherwise get  Worse stil,l you are supposed to pay for the treatment (and hospitalization).  So, what are we supposed to do in such a condition? All we can do is make sure that we minimize the risk of falling sick one way or another.  When you do get sick despite all your efforts to stay healthy, all we can do is face it, accept it.  This might be a reminder to you that you should get some break, some rest. 

When you do get sick, here are some tips for fast recovery:

  • Get some rest and the best kind of rest is sleep.  But this should not last long less it can become a daily habit. Once you feel better, do not sleep too much anymore, Get back to your normal activities.
  • Take enough liquid and eat good food that contains vitamins and mineral.  When you get sick, your appetite for eating is low and multivitamins are the answer for this condition. Vitamins serve as food complements to make up insufficient food intakes. They must not become the main source of energy that you need, however .Different supplements are designed for different situations. Children, pregnant women, elderly people, all have different needs for supplements.
  • During post-illness recovery, you need magnesium and zinc, which you can get from food. However, when you cannot eat enough, you may need a special supplement that contains these two vitamins such as Theragran M
Theragran M: How and how much you should take it. 



Keep Your Body Healthy For Good
Sakit bisa terjadi ketika daya tahan tubuh turun
Daya tahan vs tantangan alam, siapa pemenangnya
Sakit tidak optimal beraktivitas, termasuk bekerja. Tidak bisa berprestasi.
Secara ekonomi, kehilangan kesempatan. Perlu biaya, Apalagi kl sampai dirawat,
Harapan cita2 keinginan ambisi harus ditunda, kl masih bisa ditunda, tapi seperti kata pepatah rejeki dipatok orang krn kesiangan, atau nasi sudah menjadi bubur. Nyesek khan
Jika sudah sakit itu namanya nasib. Mungkin sudah takdir untuk rambu rambu segera beristirahat. Tapi janganlah berlama-lama, nanti malah kebiasaan. Harus segera sembuh lekas pulih kembali berprestasi, wujudkan cita yg tertunda, rebut kembali kesempatan, siap berkompetisi.

Tips cepat pulih


Cukup istirahat
Tidur istirahat terbaik
Minum cukup
Makanan bergizi cukup vitamin mineral
Adaptasi aktivitas terbatas
Saat sakit, nafsu makan turun, apakah mungkin makan cukup? Mual, tdk nafsu makan.
Salah satu alternatif minum multivitamin.
Suplemen ini memang dibuat khusus utk melengkapi yang kurang. Bukan sebagai yg utama. Jadi sifatnya sinergis, menutupi yg belum ada.
Setiap keadaan perlu suplemen yg berbeda. Misal anak2, hamil, wanita usia subur, saat haid, promil,mmenopause, lansia. Berbeda kebutuhannya, beda yg harus dilengkapi.

Untuk masa pemulihan, perlu magnesium dan zinc.
Fungsinya...
Mg dan an banyak sih tdp pada makanan
Tapi kl kurang nafsu makan, nah masalah intern tubuh ini perlu ada solusinya. Salah satu yg bs mengadaptasi nya adalah multivitamin khusus penyembuhan yg mgd mg dan an, yaitu theragran M.
Mengapa?
Cara pakai
dosis
Penggunaan

Bersahabat Dengan Demam, Liburan Ceria Bukan Halangan

Liburan Ceria Bersama Anak

Pengalaman liburan saat demam

Demam Bukan Halangan

Phobia demam

Buah hati demam, pikiran terasa tidak tentram, apalagi jika panasnya  berkepanjangan. Berbagai prasangka langsung timbul, segera ke ahli kesehatan, rumah sakit, atau diberikan pengobatan, termasuk antibiotik. So, bagaimana yang terbaik?

Bagaimana mengetahui apakah anak kita demam?

Sebagai orangtua, kami secara instingtif menggunakan indera peraba, biasanya meraba tubuh atau bagian tangan dan kaki. Meskipun tampak subyektif, diakui sebagai salah satu penanda demam yang akurat (1). 
Kenali ciri khas demam
Viral
Demam Berdarah
Tipes

Tips Liburan Saat Demam
Manipulasi
Hidrasi
Nutrisi
Obat

Parasetamol obat terpilih WHO UNICEF
untuk demam
Aman untuk lambung

Salah satu Parasetamol terpercaya adalah Tempra
Sediaan untuk bayi hingga anak yang beranjak dewasa
Sesuaikan dosis dengan berat badan, bukan dengan umur
Perhatikan cara pakai
Frekuensi
Waktu,
Kapan diulang
Dosis maksimal per hari
Tanda2 efek samping


(1). Graneto JW, Soglin DF. Maternal screening of childhood fever by palpation.Pediatr Emerg Care. 1996 Jun. 12(3):183-4. [Medline].

Enyahkan Anyang-Anyangan, Segera Berkemih



Anyang-anyangan masih sering dianggap enteng. Seperti gejala biasa yang muncul tiba-tiba. Terkadang, dapat hilang sendiri meski tidak jelas  waktunya.


Anyang-anyangan merupakan tanda awal infeksi saluran kemih. Artinya ada kuman-kuman penyebab penyakit dalam saluran kencing kita.

Sistem berkemih  normal biasanya terdiri dari sepasang ginjal, sepasang ureter, kandung kemih,  dan uretra. Kuman dapat  menyerang organ-organ tersebut. Kandung kemih dan uretra merupakan yang sering diserang.

Tak kenal maka tak sayang. Istilah yang tepat untuk saluran kemih. Berkemih dan buang air kecil, rangkaian aktivitas yang selalu saya lakukan setiap hari. Tapi apakah sudah cukup mengenalnya? Mungkin karena belum paham, jadi tidak tahu apa yang perlu dilakukan untuk merawatnya.

Apa saja yang terjadi dalam saluran kemih kita?

Dimulai dari nefron-nefron ginjal, ini adalah bagian yang menyaring darah menjadi urin. Kemudian urin dialirkan keluar ginjal melalui sepasang ureter menuju penampungan yang disebut kandung kemih. Setelah volume yang ditampung cukup, otak akan memberi tanda pada katup uretra. Isi kandung kemih dikosongkan melalui uretra untuk dibuang keluar.

Gambar

Perbedaan anatomi wanita dengan pria, adalah :


Wanita
Pria
Panjang uretra
2,5 – 5 cm
18 - 20 cm
Jarak ujung uretra ke dubur
2         Cm
>2 cm
Katup uretra dalam
Tidak ada
Ada



Beberapa hal tersebut, menjadikan wanita lebih berisiko terkena infeksi daripada lelaki. Wanita beresiko  dua kali lipat  terkena anyang-anyangan dibandingkan pria seusianya. Risiko infeksi saluran kemih pada wanita mencapai 50% sepanjang hidupnya, terutama pada usia 20-50 tahun.
Bagi pria, 35% yang berusia  60 tahun ke atas mengalami masalah sakit buang air kecil ini. Penyebab tersering adalah pembesaran kelenjar prostat.
Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri menyerang bagian-bagian tertentu dari sistem berkemih tersebut.
Sembilan dari sepuluh kasus infeksi, disebabkan Escherichia coli . Bakteri yang biasanya berkumpul di dalam usus besar dan sekitar anus. Kuman ini bisa berpindah ke dalam saluran kemih. 



Siapa saja yang rawan terinfeksi saluran kemih?

Secara umum, semua bisa terkena jika kurang minum. Ketika udara panas, status hidrasi tubuh berkurang  → tubuh berkompensasi  kurangi  pengeluaran cairan → BAK berkurang

Pertama, tentunya wanita. Jarak uretra yang lebih pendek dan lebih dekat dubur, memudahkan bakteri lebih cepat sampai ke kandung kemih.
Kedua, kurangnya kebersihan saat buang air kecil dan buang air besar. Cara membersihkan yang keliru, dari belakang ke depan. Seperti jika kertas toilet untuk membersihkan anus tersentuh bagian kelamin. Ketika bakteri singgah di organ berkemih (terutama wanita), jarak yang dibutuhkan sangat dekat untuk segera sampai ke kandung kemih.

Ketiga, masa kehamilan.  Semakin besar usia kehamialn, makin besar desakan janin terhadap kandung kemih. Letak kandung kemih terletak tepat di depan  rahim. Sehingga kemampuan kandung kemih menampung urine, semakin mengecil karena terhimpit  oleh janin. Terisi urine sedikit saja sudah dirasakan penuh.  Persis pengalaman saya, apalagi saat kehamilan trimester ketiga.  Malah saat hari H, mendekati taksiran partus, saking  sering bolak-balik BAK, timbul kekhawatiran apakah ini yang namanya pecah ketuban. Maklum anak pertama, belum ada pengalaman.
Keempat, yang aktif secara seksual. Infeksi terjadi karena iritasi. Seperti pengguna alat KB : diafragma, yang menekan  kandung kemih ; dan spermisida, terkadang menimbulkan iritasi vagina. Risiko meningkat seiring bertambahnya jumlah anak yang dilahirkan.
Kelima, wanita dalam masa menopause. Penurunan hormon estrogen penanda menopause membuat infeksi lebih rentan terjadi.
Keenam, kelainan dan penyakit pada saluran kencing. Bayi yang dilahirkan dengan sistem urinal yang kurang sempurna, memiliki risiko yang tinggi terkena infeksi. Saluran kencing terhambat, misalnya oleh batu ginjal atau kelenjar prostat yang membesar. Terjadi aliran balik urine, kembali ke atas. Efek terganggunya pengosongan  pada kondisi di atas. Urin yang tertampung terlalu lama di dalam kandung kemih memberi peluang bagi bakteri untuk berkembang biak.
Ketujuh, sistem kekebalan tubuh yang menurun. Seperti pada diabetes dan obesitas.

Kedelapan, pemakaian alat bantu sekitar saluran kemih. Seperti penggunaan kateter untuk buang air kecil.


Apakah kita termasuk salah satu dari kategori di atas? Segera mungkin antisipasi, biar bagaimanapun mencegah tentunya lebih baik daripada mengobati yang sudah terjadi.



Pengalaman Anyang-anyangan  Di Ranjang Pengantin
Kalau diingat-ingat bisa terjadi seperti ini, rasanya miris sekaligus lucu. Saya teringat pengalaman teman pada malam pertamanya  sebagai suami - istri.  Layaknya men are from Mars, women from Venus. Itulah bedanya pria dan wanita. Meskipun sudah halal, masih saja ada aral melintang. Ketika sang suami sudah siaga, ternyata si istri belum bersedia.  Kejadian di ranjang, belum tentu sesuai dengan yang dibayangkan. Konsekuensinya, sebagai  wanita yang menempuh hidup baru, mengalami rasa cemas yang hebat, karena merasa dipaksakan.  Saat suami sudah semakin bernafsu, istri  justru semakin ngilu, bertambah takut.  Akibatnya organ tubuhnya justru tidak siap menerima. Meskipun mereka sama-sama berhasil juga menjalankan  tugasnya , sang istri mengalami stress yang hebat.  Kalut saat kebelet, tanda kandung kemih mulai penuh. Harus ke toilet, tapi takut.  Rasanya ada bagian tubuhnya yang perih,saat berkemih.  Sakit saat buang air kecil apalagi ketika air urine melewati organnya yang lecet.  Akibatnya yang urine yang keluar, hanya sedikit-sedikit, karena tertahan sakit.  Ia tidak menyangka bahwa kegiatan di atas ranjang antara suami dan istri yang sebelumnya dibayangkan akan membawa kenikmatan justru menimbulkan kesengsaraan.

Seperti apa gejala anyang-anyangan ?

Infeksi saluran kencing terkadang tidak memberikan pertanda apapun. Sehingga, terkadang ada penderita infeksi dan gagal ginjal yang tiba-tiba datang sudah dalam tahap lanjut, agak terlambat. Karena tak ada yang memeberi alarm peringatan tanda bahaya.
Sebenarnya kita harus bersyukur, jika masih diberi “tanda” anyang-anyangan.  Artinya, kita diberikan alarm untuk menjadi tahu ada sesuatu yang kurang beres dalam tubuh kita. Kita masih diberi lampu kuning, untuk berubah dan memperbaikinya.
Tergantung lokasinya,  anyang-anyangan dapat mengenai dua bagian, yaitu infeksi saluran kemih bawah dan atas.
Infeksi saluran kemih atas dapat menyerang ureter dan ginjal. Gejala utamnya: nyeri pada bagian selangkangan, dikuti mual dan demam.
Jika saluran kemih bawah, infeksi mungkin pada uretra dan kandung kemih. Bagian inilah yang paling sering terkena dan identik dengan anyang-anyangan.
Gejala infeksi biasanya meliputi :
1)      Urgensi,

Keinginan mendesak untuk segera dan harus buang air kecil.

2)      Frekuensi berkemih meningkat.

3)      Disuria, atau sakit buang air kecil, yang terjadi sebelum, saat atau sesudahnya. Rasanya seperti sensasi panas, menyengat atau gatal ketika buang air kecil. Jika nyeri terasa pada awal atau selama BAK, menandakan infeksi pada uretra. Sedangkan, sakit sesudah BAK berarti masalahnya pada kandung kemih maupun prostat.
4)      Hematuri, atau adanya darah pada urine .Biasanya menandakan infeksi saluran kemih cukup berat. Warna urine pink cerah atau cokelat.


Pencegahan yang dapat kita lalukan


Sadari bahwa anyang-anyangan merupakan gejala awal infeksi saluran kemih. Mula-mula dianggap ringan, apalagi berapa persen akan sembuh sendiri. Tetapi selama penyebabnya masih ada dan tanpa tahu pencegahannya, kekambuhannya semakin sering dan semakin sulit disembuhkan. Pada tahap lanjutan, bisa terjadi ISK bahkan batu.


Cukupkan minum air putih. Saluran kemih juga perlu dimandikan (dibersihkan). Air putih bagai air mandinya. Jika ia cukup dibersihkan, bakteri yang ada di dalamnya akan terbawa larut. Kebutuhan air putih sekitar 2 liter, +/-  8 gelas, atau 30 cc/kg berat badan per hari.
Jadi, lebih sering buang air kecil akan membantu saluran kencing menjadi lebih sehat. Yang perlu diingat, urin sebenarnya merupakan zat sisa yang tidak terpakai. Di dalamnya ada sisa metabolisme kimia, obat maupun yang bersifat racun. Jangan biarkan zat sisa ini tersimpan lama dalam kandung kemih kita. Kalau dibiarkan, nantinya bisa merusak. Segera secepatnya dikeluarkan begitu ada kesempatan. Caranya cukup dengan buang air kecil secara teratur. Bakteri di saluran kencing dan sekitarnya akan terbuang bersama dengan urin.

Dengarkan gemircik air. Segera masuk ke kamar mandi, duduk di toilet, sembari membuka pakaian dalam. Nantinya akan  reflex  segera untuk berkemih. Pada kebanyakan orang biasanya berkemih enam sampai tujuh kali dalam periode 4 jam. Ada juga yang berkemih sekitar empat hingga 10 kali sehari, yang masih termasuk normal jika orang tersebut sehat dan bahagia saat akan mengosongkan kandung kemihnya. Frekuensi berkemih juga bergantung pada jumlah dan jenis minuman. Contohnya jika kita mengkonsumsi obat anti darah tinggi atau minum teh yang mengandung diuretik
Kurangi  minuman yang berisiko menimbulkan iritasi pada kandung kemih, seperti minuman ringan yang mengandung soda, minuman keras/alkohol, dan minuman berkafein


Bersihkan Diri Dari Depan Ke Belakang

Perhatikan kebersihan organ reproduksi kita, mulai dari alat kelamin luar. Setelah BAK maupun BAB, basuh kemaluan dari depan ke belakang. Kebiasaan ini akan mengurangi penyebaran bakteri dari anus ke vagina dan saluran kencing. Kemudian bersihkan dengan air mengalir dengan semprotan (atau mini shower/ sanitary bidet) juga dari arah depan ke belakang. Bukan dari arah bawah. Kuman akan segera terbuang oleh tekanan air tersebut.

Setelah membersihkan dengan air bersih dan mengalir, segera keringkan dengan handuk bersih untuk menghindari kelembaban. Jika menggunakan toilet paper, gunakan yang halus tanpa pewangi yang bisa menimbulkan iritasi bahan kimia. Bersihkan dari depan ke belakang setelah BAK untuk mencegah kontaminasi bahan tinja ke vagina.  Jika menggunakan pembalut dan pantiliner gunakan yang tidak mengandung pewangi, pewarna.

. 
Berkemih dan Bersihkan Segera Setelah Sanggama

Bersihkan diri, dgn BAK segera  berkemih seusai sanggama. Kuman dari kemaluan suami apalagi jika kurang bersih/belum bersunat, ada yang tersisa. Menempel pada vagina, yang tidak jauh dari saluran kencing, sehingga kuman sanagt mudah berpindah. Dengan segera BAK, cebok dari depan ke belakang dgn air mnegalir akan mengusir kuman yg mungkin masih menempel.

Gmbar.

Jangan langsung tidur setelah berhubungan. Lima menit setelah berhubungan seksual sebaiknya segera membasuh organ intim dengan air yang mengalir, tidak hanya itu saja disarankan untuk segera buang air kecil agar kuman dan bakteri yang berusaha masuk ke dalam saluran kemih bisa luruh bersamaan dengan air kencing tersebut.
Sebaiknya pria maupun wanita menjaga kebersihannya, terutama jika ingin berhubungan seksual. Sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual sebaiknya organ intim dibersihkan terlebih dahulu. Membesrihkannya cukup dengan air yang bersih saja, basuhlah organ intim menggunakan air yang bersih. Jangan menggunakan sabun karena dikhawatirkan ph atau kadar keasamannya tidak sesuai dengan organ intim terutama vagina.

Perhatikan Kenyamanan Pakaian Dalam




Pilihlah pakaian yang longgar. Bahan alami seperti katun, mempermudah aliran udara. Katun adalah penyerap keringat yang baik sehingga akan me ngurangii resiko infeksi dan bau yang tidak sedap.
Bakteri  bisa muncul karena celana dalam yang ketat. Pakaian ketat dari bahan sintetis dapat mengurangi sirkulasi yang menimbulkan bau dan menyebabkan infeksi sekitar vagina. Hindari  bahan nilon dan sintetis lainnya.
Ganti pakain yang basah dan berkeringant secepatnya. Jika dibiarkan akan mengumpulkan kuman. Segera mandi dan ganti pakaian yang segar dan bersih, apalagi setelah berenang maupun berolahraga.



Selain cukup minum air, mencegah sakit saat berkemih dengan konsumsi buah-buahan. Pilihlah buah-buahan yang berwarna gelap. Semakin gelap warnanya, semakin tinggi kadar antioksidan yang terkandung di dalamnya.

Salah satunya jus cranberry yang berkhasiat mencegah dan mengurangi kekambuhan infeksi saluran kemih. Dengan teratur minum 300 cc jus selama 6 bulan, terbukti menurunkan infeksi saluran kemih berdasarkan parameter laboratorium.5 Mengkonsumsinya akan mengurangi kemampuan bakteri untuk menempel pada sel uroepithelial.3 Cranberry, seperti yang tedapat dalam prive uricran, mengandung proanthocyanidin yang mencegah perlekatan E.Coli pada sel-sel tersebut di dinding kandung kemih.4 Bahkan ada penelitian yang menyebut manfaat jus cranberry, ddalam waktu enam bulan.
Terakhir, tetapi  tetap yang terpenting. Jangan sungkan atau segan untuk konsultasi ke dokter. Biar bagaimanapun bertukar pikiran, apalagi dengan yang berpengalaman, biasanya memudahkan menambah pengetahuan serta pengalaman.


Sumber:
6.       http://www.uptodate.com/contents/urinary-tract-infections-in-adolescents-and-adults-beyond-the-basics

Suplemen Ekstrak Cacing Tanah Ini Menjauhkanku Dari Resiko Angin Duduk




vermint mengurangi resiko angina


Jaman kuliah dulu di rumah saya ada beberapa mahasiswa yang mondok . Suatu sore, mahasiswa di kamar sebelah mengeluh masuk angin. Sudah berhari-hari ia tekun belajar di kamarnya karena akan ada ujian. Dadanya terasa sangat nyeri, begitu kata teman sekamarnya kepada saya.  Si teman ini tampak kebingungan. Apa perlu dibawa ke dokter? tanyanya.  Saya jadi ngeri.  Melihat gejalanya jangan-jangan dia kena angin duduk, pikir saya. 
Membayangkan kemungkinan itu saya merasa tambah gundah. Saya jadi teringat sepupu saya yang baru saja meninggal karena angin duduk. Dia tidak sempat dibawa ke dokter karena rumahnya jauh terpencil di desa. Maka saya pun mengajak salah satu mahasiswa ke dokter yang tidak begitu jauh dari rumah. Kebetulan si dokter praktek di rumah dan sedang tidak banyak pasien.  Maka dia bisa segera menemui kami dan kami ceritakan apa yang terjadi. Si dokter hanya tersenyum mendengar cerita kami.  Dia lalu memberi kami sebotol obat berbentuk kapsul untuk si sakit. Dokter juga bilang bahwa teman kami bukan sedang kena masuk angin tapi angin duduk  yang akan segera hilang setelah minum obat.

Sebenarnya, apakah angin duduk itu?  Kita sering mendengar tentang kerabat yang mengalami masuk angin. Kemudian tiba-tiba tersiar kabar bahwa kerabat itu meninggal padahal dia masih sangat muda. Jauh di bahwa usia saya. Banyak yang mengatakan bahwa mereka terkena angin duduk.  Mengapa disebut angin duduk? Apakah bila angin duduk sudah mampir berarti Malaikat Elmaut sudah datang menjemput?
Angin duduk dalam bahasa kerennya disebut angina pectoris. Yakni kondisi kekurangan oksigen yang menyebabkan  gangguan pada aliran darah ke jantung. Gangguan itu bisa terjadi karena turunnya persediaan oksigen (pada penyakit jantung koroner) atau meningkatnya kebutuhan oksigen (stress, aktivitas fisik, dan olah raga). Angin duduk ini bisa mampir kapan saja. Saat sedang melakukan aktivitas fisik yang berat maupun saat sedang istirahat. Ada istilah serangan fajar karena serangan angin duduk sering terjadi pada pagi hari menjelang subuh.

Gejala angin duduk antara lain dada rasa seperti ditekan, diperas, atau dipelintir.  Dada terasa nyeri dan rasa ini bisa menjalar sampai ke leher, lengan, dan bahu. Gejala lain adalah sesak napas, mual, lemas, pusing, berkeringat dan cemas .Jujur saja teman saya ini sudah ada tanda-tanda ke arah itu.  Bukannya nyumpahin. Soalnya dia terlalu gemuk.  Apalagi menurutnya ada riwayat turunan sakit jantung dan diabetes dalam keluarganya.  Meskipun sudah pernah mengelami serangan sebelumnya, ia malas move on: tetap merokok sebungkus sehari

Angin duduk lebih banak menyerang kaum pria daripada wanita.  Kaum pria di atas 45 taun lebih rentan daripada wanita.  Serangan angin duduk pada wanita biasanya pada usia 55 tahun ke atas, setelah melewati fase menopause. 
.
Pencegahan dan pengobatan angin duduk
Pencegahan terbaik adalah tidak melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan serangan angina seperti merokok, berolahraga berlebihan.atau duduk terlalu lama.

Untuk pengobatannya angina sering diterapi dengan obat, paling sering dengan nitrogliserin.  Obat ini mengurangi gejala angina dengan meningkatkan diameter pembuluh darah yang membawa darah ke otot jantung. Dapat diminum dengan menempatkan tablet di bawah lidah atau  dengan menempelkan sebuah patch, seperti plester obat, langsung pada kulit. 

Bila obat tidak meredakan rasa nyeri, dokter mungkin menganjurkan operasi bypass arteri koroner. Pembuluh darah (biasanya vena panjang pada kaki) dicangkokkan ke arteri yang tersumbat untuk melewati bagian yang tersumbat. Sehingga terbentuk jalan baru yang memungkinkan darah mengalir secara memadai ke otot jantung.

Pengobatan alternatif suplemen antioksidan, termasuk vitamin A (beta karoten), vitamin C, vitamin E, dan selenium. Juga enzim dapat membatasi kerusakan pada dinding pembuluh darah yang mungkin menjadi pelopor pembentukan plak.  Selain itu, obat suplemen mungkin juga dapat mencegah angin duduk.

Pilih suplemen sesuai kebutuhan (bukan keinginan)  

Di pasaran banyak dijual suplemen yang dikatakan berkhasiat menyembuhkan atau mencegah berbagai macam penyakit.  Soal benar atau tidaknya  klaim itu, konsumenlah yang bisa merasakan. Memang ada juga suplemen yang dapat mencegah angin duduk. Tapi untuk mendapatkannya kita harus jeli dalam memilah-milahnya dari begitu banyak macam suplemen.
Tips memilih suplemen
Bagi saya, kebutuhan suplemen bukan hanya saat puasa. Tapi juga hari kerja biasa. Maklum antara kesadaran hidup sehat dengan kegiatan yang padat, masih banyak kesenjangannya. Inginnya makan sayur dan buah seimbang, tapi karena mengincar kemudahan, ujung-ujungnya selalu makanan siap saji. Antara karbo dan gorengan, bergantian jadi cemilan. Di atas kertas saya sadar itu salah, tapi di lapangan semuanya berubah. Kesadaran atas kesalahan tersebut, saya merasa harus menebusnya. Suplemen mana yang bisa 'menghapus' nya, agar tubuh tidak menjadi korban kebiasaan buruk saya terus-terusan.
 
Suplemen: kebutuhan vs keinginan

Seperti kalau sedang belanja, hal yang sama juga berlaku saat memilih suplemen. Harus pintar-pintar mana yang dibutuhkan, atau (sekedar) diinginkan. Jitu meneliti yang dibutuhkan. Meski banyak yang diinginkan, kantongmu mampu membeli, mulut langsung glek meminum, tapi apakah tubuh kita bisa menerima. Kasihan ginjal dan liver kita, kalau semua diterima. Mungkin saat ini belum terlihat gejalanya. Apakah lama-kelamaan, masih bertahan demikian?

Karena mempunyai resiko "makan apa saja" alias omnivora, tentunya banyak yang harus dijaga. Seperti kadar kolesterol, gula darah, apalagi jika dalam keluarga ada yang berbakat darah tinggi dan diabetes. Ketika konsumsi makanan tidak terkendali, saya perlu suplemen yang bisa mengendali pola makan. 
Memilih Vermint salah satunya. Enzim dalam ekstrak lumbricus rubellus berfungsi sebagai anti trombus. Trombus atau bekuan darah adalah penyebab sumbatan, yang berakibat terjadinya penyakit jantung otak dan pembuluh darah. Jika sumbatan tersebut terjadi dalam pembuluh jantung namanya penyakit jantung koroner. Kalau aliran darah ginjal yang mampat, efeknya terjadi gagal ginjal. Bisa juga menyumbat ke pembuluh darah kecil seputar tangan dan kaki, yang terasa seperti kesemutan dan ujung tangan dan kaki kehilangan rasa. Yang lebih parah, jika yerjadi sumbatan di otak yang dikenal dengan stroke. Penyebabnya sama, hanya lokasinya berbeda-beda. 

Berikut adalah testimoni dari para pemakai Vermint

suplemen vermin sesuai kebutuhan


Sebagai ibu rumah tangga dengan lima orang anak yang masih kecil, saya harus membanting tulang untuk memenuhi kebutuhan kami semua, kata Ibu Eti.  Saya terkadang harus kerja siang malam menjaga kios dagangan saya. Akibatnya saya pernah jatuh sakit dan dirawat selama satu minggu.  Saya merasakan nyeri yang hebat di dada. Dokter bilang tensi sarah saya rendah.  Jadi saya harus banyak memakan makanan yang bisa menaikkan tensi darah saya.  Selain itu saya juga perlu suplemen. Bulan puasa ini saya berdagang di Pasar Patra, Duri Kepa di pagi hari. Dan sorenya saya berjualan takjil. Jadi saya kurang istirahat.  Jadi suplemen sangat saya perlukan.  Pilihan saya jatuh pada Vermint.  Dengan meminum Vermint saya tetap merasa bugar sepanjang hari, walaupun harus bekerja keras sambil berpuasa.  
"Meski puasa sambil bekerja, itu bukan hal yang luar biasa"- Bu Eti.

Vermint Suplemen Cegah Angin Duduk

Nama saya Rasum. Umur saya sudah 70 tahun.  Tapi saya masih harus mencari nafkah untuk keluarga.  Saya sering harus bergadang karena saya berkerja sebagai penjaga keamanan lingkungan.  Saat orang lain sedang tidur lelap, saya sering harus .berkeliling kompleks di tengah dinginnya udara malam. Untuk mengusir dingin, saya merokok.  Saya tahu ini tidak baik. Tapi kebiasaan dari muda ini sulit benar ya dihentikan. Masuk angin dan  mual-mual sudah jadi makanan biasa bagi saya. Seorang teman menganjurkan saya makan suplemen dan memberi saya satu dus Vermint. Ternyata dengan makan Vermint saya merasa lebih sehat. Berjaga malam hari tidak mengantuk, dan istirahat siang harinya pun bisa lakukan dengan tenang karena saya jarang mual-mual lagi.
  "Saya memang sudah tua, tapi ikutan siskamling oke-oke saja"- Pak Rasum.
Suplemennya (mungkin) sama, kebutuhan berbeda-beda

Orang-orang yang seusia bisa saja mempunyai kebutuhannya berbeda. Seperti halnya blogger menghadapi deadline. Aktivitasnya berlainan. Ada yang sudah posting jauh-jauh hari, ada yang kejar tayang, sistem kejar semalam alias deadliners garis keras. Tingkat stressnya berbeda juga. Meskipun, saya dan kamu mungkin memilih suplemen yang sama, seperti bio medicine, produksi CV Vermindo Internasional ini, manfaat yang ingin kita ambil mungkin berbeda. Saya  mengambil khasiat enzim lumbrikinase guna melancarkan peredaran darah sekaligus mencegah darah tinggi. Sementara anak saya membutuhkan efek menurunkan demam dan sakit kepala, karena kapsul suplemen ini mengandung asam arakidonat pereda demam.

Suplemen saya cukup satu saja

Seperti halnya jodoh, demikian juga suplemen. Cukup satu tapi (maunya) bisa semua. Dengan berpedoman pada fungsi dan perbandingannya dengan suplemen lain, pilih satu yang paling multitasking (multi fungsi) sesuai dengan kebutuhan (bukan keinginan). Perhatikan komposisinya, juga validitasnya (baca di sini).

Memang satu suplemen saja sudah cukup. Selain gak berat diongkos, juga gak memperberat kerja ginjal dan liver (hati) kita. Semakin banyak dicekcoki, bukannya bermanfaat, malahan merusak.

Dalam kemasan Vermint, sudah dijelaskan isi dan cara pakainya. Bahkan testimoni manfaat dari pakar, seperti Prof.HM Hembing serta uji klinis penelitian enzim lumbrokinase. Bukti keaslian dengan hologram, label jamu dari BPOM dan sertifikasi halal MUI , menghilangkan kekhawatiran saya. Iya dong, saya perlu hakul yakin, bahwa yang saya pilih yang sesuai dan benar.

Suplemen aman BPOM halal MUI


Saya memilih yang banyak manfaatnya. Jadi bisa digunakan sekeluarga. Bisa dipakai segala usia, mulai dari anak-anak saya hingga eyangnya. Ini jelas tidak memberatkan dompet. Terlebih lagi aman dipakai untuk jangka panjang, dan tidak mempengaruhi pengobatan resep obat dokter. Jadi, meskipun eyang uti dan eyang kakung mendapat obat anti diabet, suplemen ini bisa terus diminum. 

Ternyata, banyak cara mencegah angin duduk. Selain pola makan, olahraga, istirahat dan gaya hidup, saya juga butuh dukungan. Suplemen banyak manfaat seperti Vermint. Sekeluarga bisa merasakan khasiatnya, dengan tujuan berbeda. Keasliannya  tidak diragukan. Indikasi dan cara pakainya jelas multi fungsi. Jadi, apakah suplemen kita sudah sesuai dengan kebutuhan? 

 
 Daftar pustaka:
1.  http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3051164/
2. Katalog Vermint
  
 
Copyright © 2013. Keluarga Investasi - All Rights Reserved
Template Created by ThemeXpose | Published By Gooyaabi Templates