Selasa, 16 Februari 2016

Seimbang dengan 6 Jurus, Segar Bugar ala Blogger Nocturnal

Menjadi sehat, tetap bugar menjadi dambaan kita. Segala macam cara ditempuh demi kesehatan. Berbagai jurus dilakukan agar tetap bugar. Banyak yang berhasil, tidak jarang pula yang nihil. 
Bagaimana dengan blogger, yang identik dengan "deadliners". Sayangnya, ide-ide mengalir deras ketika matahari telah tenggelam. Dalam kegelapan, semangat menulis tidaklah padam.  Nocturnal, aktivitas larut malam telanjur menjadi kebiasaan. 
Ke-6 jurus ini, bisa membantu menyeimbangkannya :
Istirahat vs Aktivitas
Meski nocturnal, jumlah waktu tidur tetaplah normal. Enam jam adalah jumlah minimal.
Istirahat setidaknya 1 jam di siang hari, demi menyeimbangkan cairan  tubuh (keringat) yang hilang
Olah raga tetap dilakukan, cukup yang ringan. Seperti jalan kaki, sepeda, atau jogging selama 30 menit.  Lakukan aktivitas dengan pola dan porsi yang teratur.
Minum vs Keringat
Cukup minum , sebagi pengganti cairan tubuh yang hilang. Minum 8-10 gelas per hari atau 2 hingga 2,5 liter, asupan yang ideal untuk tubuh. Hal ini penting, untuk proses pelarutan dan pengeluaran racun via air seni. Jika yang berpenyakit gagal ginjal, jumlah cairan yang masuk perlu disesuaikan.
Minum kopi secukupnya, jangan berlebihan. Karena kopi, menyebabkan cairan tubuh cepat diserap dan cepat juga keluar. 
 
Makanan vs Waktu
Cukup makan, terutama saat sarapan. Bukan sebanyak-banyaknya, ini keliru! Jika terlalu banyak membuat lemas, tetapi terlalu sedikit membuat kita kekurangan tenaga. Sarapan ini penting, sebagai sumber  tenaga untuk aktivitas. Pilih menu yang bergizi lengkap dan bervariasi.
Ketika sarapan, janganlah serakah! Awali dengan minuman hangat, agar perut tidak kaget. Dengan minum hangat, beradaptasi dengan suhu tubuh, jadi tidak mendadak! Setelahnya, bolehlah kita makan berat.

Kombinasi vs sejenis
Cukup kombinasi makanan, seperti Food combining boleh dilakukan. Variasi karbohidrat, protein, hingga lemak dan serat harus seimbang.
 
Serat vs Gorengan
Perbanyak makanan yang berserat, seperti sayur dan buah. Serat dalam buah, diserap perlahan, menjadikan efek “kenyang” terasa lebih lama. 
Kurangi makanan dengan lemak jenuh, seperti gorengan. Minyak dalam gorengan berbahaya, karena lemak jenuh yang tidak diserap sempurna. Jika menumpuk, berpotensi menimbulkan penyakit.

Low GI vs manis
Hindari karbohidrat sederhana, yang mengandung kadar gula tinggi. Kenaikan kadar gula yang mendadak, dapat menyebabkan lemas, berpotensi diabet juga . Kurangi karbohidrat pada malam hari. Pilih yang indeks glikemik rendah, seperti nasi merah dan gandum, juga kacang-kacangan.
  

Tidak ada komentar :

Posting Komentar