Minggu, 21 Juni 2015

LegenDaddy Story : Once Upon a Time in A Legendary Beach



Petualangan Terbaru LegenDaddy di Legendary Beach :
"What a Dream Come True"




Siapa sih LegenDaddy itu? Mengapa dia menjadi seorang legenda ? Mungkin itu yang banyak menjadi pertanyaan. Kebanyakan Daddy, mungkin hanya menjadi penonton atau fasilitastor ketika anak bermain. Sehingga, anak hanya merasakan profil Daddy sebagai legenda, idaman yang belum menjadi kenyataan. Padahal, anak memerlukan panutan yang ideal, terutama pada masa golden period.

"Bagaimana peran Daddy dalam tumbuh kembang anak? ", inilah yang menjadi tema pembicaraan kali ini. Talkshow beberapa waktu yang lalu, menghadirkan LegenDaddy Choky Sitohang,dan ibu Rini H, M.Si. , sebagai narasumber. Bapak Stephen King, Country Business Manager Nestle Nutrition Indonesia, pun setuju, bila anak ceria kondisinya secara keseluruhan akan berkembang optimal. Keluarga semakin bahagia. Kedekatan Daddy dengan anak menjadi kunci utama.

Peran Daddy mempengaruhi perkembangan kognitif, motorik, dan emosi anak. Dengan bonding yang erat, dampak kognitifnya melekat hingga dewasa.Anak pun lebih dapat mengendalikan emosinya.Intensitas bermain bersama Daddy, juga melatih kemampuan fisik dan motorik.

Bagi seorang LegenDaddy, Choky mengaku, keluarga tetap menjadi prioritas nomor satu. Meski dikejar deadline entrepreneurnya, Happy Date dengan anak tidaklah terlewat. Selain kenyamanan Ibu, anak perlu latihan berani dan mandiri. Daddy bisa menjadi pihak yang disiplin, sementara Ibu sebagai penyayang. Pembagian peran ini sifatnya dinamis, yang penting saling melengkapi.  Daddy bertanggung jawab terhadap tumbuh kembang anak, mendampingi peran Ibu.

"Happy Date itu penting", Ibu Rini melengkapi pendapatnya.Saat berinteraksi, perlu diciptakan suasana yang menyenangkan. Dimulai dengan kegiatan, seperti mengobrol dan bercerita. Ketika bermain, anak belajar bereksplorasi keadaan sekitar. Segala kegiatan sederhana, dapat memperkuat bonding Daddy dengan anak, asal ada situasi yang ceria,...ternyata bahagia itu sederhana! Kekompakan dengan Daddy, saat bermain menjadi menyenangkan.

Sekarang, kita masuk ke kawasan Happy Beach. Taman bermain bertemakan pantai ini digelar di Tribecca Central Park Mall -Jakarta selama dua hari (6-7 Juni 2015). Wah,...ternyata menjadi yang terbesar, sehingga dianugerahkan rekor MURI dari bapak Jaya Suprana. Di Legendary Beach ini, anak dikenal pada alam terbuka. Suasana pantai diboyong ke tengah kota, ke salah satu mall ibukota. Anak bebas bereksplorasi, tentunya didampingi Daddy.

Bagaimana kami bisa happy-happy di sana? Quality time dengan Daddy ini, dapat dinikmati dengan cara happy juga, ya...dengan menukarkan kardus susu Nestle Lactogen apapun.Cara happy lain, cukup dengan selembar seratus ribu rupiah, seluruh kawasan happy ini dapat dijelajahi. Apa saja isi kawasan happy ini? Yuk, kita ikuti petualangan LegenDaddy di sini.
 Passport, tiket terusan kita di Happy Beach

Happy kite, Happy Creation
Layang-layang, benda unik dari kertas tipis yang mudah terbang. Sebelum menerbangkannya, yuk belajar bersama Daddy menghiasnya. Dengan pensil warna, crayon, atau kertas warna-warni, semua bisa menghias layang-layang yang ceria. Anak dilatih kreativitas. Juga belajar hal positif, bahwa segala sesuatu itu adalah indah, asal dikerjakan dengan happy. Akhirnya, happy kite kita pun jadi. Yuk, Daddy kita terbangkan bersama.





Belajar fokus di Happy Stacking
Telur sebuah benda yang mudah pecah. Bagaimana cara memindahkannya? Di sini kita berlomba Running eggs. Ya, supaya telur tiba dengan selamat juga cepat. Ooh, asal tetap fokus dan seimbang, ternyata berhasil juga. Tentunya dengan dukungan dari Daddy. Nevermind, kalah atau menang, yang anakku sudah berjuang.
Selain, itu juga ada Building Blocks. Berbagai kardus susu harus disusun setinggi mungkin. Bagaimana rahasianya Daddy? Tentu, harus konsentrasi, juga berimajinasi dengan percaya diri. Jika jatuh, terus coba lagi. Kalau pede, kamu pasti bisa anakku! Sukses ya...



Happy Sand, istana pasirku
Banyaknya, "what a dream come true", pantai ternyata bisa pindah ke tengah kota, ke tengah mall ibukota pula. Semuanya ada, mulai dari perosotan, big ball, kolam mini, juga istana pasir. Tapi bermainnya bergantian ya...jangan rebutan. "Daddy, tangkap aku meluncur nih", "Angkat dong, mau naik big ball", begitu celoteh kepada Daddy di sana. Anak pun banyak kenalan, banyak teman. Juga Daddy-Daddy pun bisa ngerumpi mungkin bisa tarik arisan nantinya #glek .
 Dokumen Rumah Nutrisi Nestle


Bertemu mahluk berbulu di Happy Zoo
Awalnya sih segan, tapi akhirnya senang. Anak berenalan dengan kelinci dan domba di sana. Cara bahagia mengajarkan sayang kepada hewan. Bersama Daddy, kita memberi makan domba. Eh, kami juga sempat wefie dengan kura-kura lho! Hebatkan, berkenalan dengan hewan, ternyata sumber kebahagiaan.



Kejutan Paman Gerry di Happy Story
Menjelang sore, hadir tokoh dongeng idaman anak-anak. Inilah...Paman Gerry dan Tante Fla. Setelah bernyanyi dan mendapat topi ikan dan kepiting, semua masuk ke laut. Di sana, si Ikan sakittt perut. Soalnya, dia belum tahu cara hidup sehat. Nah, lain kali Ikan harus makan sayur dan minum susu. Jadi, tetap sehat seperti aku dan Daddy. Wah, makin banyak perbendaharaan kata anak, juga jadi belajar imajinasi.

Kenangan di Happy Snap
Semua petualangan di Legendary Beach bisa dijadikan kenangan. Salah satunya, dengan berfoto di sini. Anak dan Daddy pun bisa bergaya. Foto-foto penuh bahagia penuh makna, bisa dicetak dengan #HappyDatewithLegenDaddy.

Mommy sueger di Mommy Corner
Bagaimana dengan nasib Ibu? Kok, belum ada ceritanya. Nah, di suatu tenda yang sejuk, Ibu juga mendapat treatment. Mulai dari massage, manicure, hingga snack nan yummy. Tampaknya, banyak yang jadi "mondok" di sana . Healthy Body Happy Mommy, semua bahagia.



Saat bermain dan berkreasi, perlu dukungan energi. Nah, di sini bisa bebas recharge energi. Segera saja mampir ke Rumah Nutrisi Nestle.Segarnya Nestle Lactogen 3 ActivGro rasa madu perlu dicoba. Susu pertumbuhan untuk anak usia 1-3 tahun. Jika lewat batita, berlanjut dengan Nestle Lactogen 4. Kombinasi ini mengandung protein, karbohidrat, asam lemak esensial, vitamin juga mineral. Nutrisi ini penting, mengingat asam lemak esensial tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Padahal, demi perkembangan otak dan penglihatan yang optimal, kehadirannya sangat dibutuhkan anak... persis dengan kehadiran Daddy!



Happy tummy Happy kids! Saat beraktivitas, nutrisi selalu menjadi perhatian. Dalam masa keemasannya (golden period), anak tumbuh dengan rasa ingin tahu yang besar, kreativitas yang tinggi, serta mobilitas gerak semakin aktif. Sebagai orang tua, kita perlu mengimbanginya dengan nutrisi yang sesuai dan pas kecukupannya. Caranya, dengan memberikan susu pertumbuhan yang tepat usia,  seperti rangkaian Nestle Lactogen. Kombinasi LA yang terdiri dari asam linoleat (omega 6) dan asam alfa linolenat ( omega 3), keduanya merupakan asam lemak esensial. Lactobacillus reuteri, adalah probiotik, sehingga saluran cerna dapat menyerap nutrisi secara optimal. Sesuai ungkapan "we are what we eat", ternyata 80% sistem kekebalan tubuh dibangun dari saluran cerna. Prestasi buah hati nan hebat, pastilah bersumber dari nutrisi adekuat.

Teruntuk my heavenly Daddy di sana, dan my Daddy hubby di sini- "you're my loveable LegenDaddy". Terima kasih untuk kasih sayangnya.







Rabu, 17 Juni 2015

[Reportase] 45 menit Menangkan Tantangan Ramadan dengan Inovasi Dapur

Sebagai multi tasking Mom, perhitungan waktu adalah tantangan. Mengejar dead line di kantor dan mengatur ritme di rumah, haruslah sepadan. Kehebohan semakin meningkat, saat Ramadan, bulan istimewa bagi keluarga. Persiapan saur dan berbuka menjadi 'bonus'. Apalagi harus kehilangan suporter dapur yang mudik pulang kampung. Bagaimana siasat jitu memenangkannya?

"Ramadan Cooking Challenge"  dari kata-katanya, membuat saya penasaran. Challenge apa sih yang dimaksud? Ternyata, ini sebuah refreshing inovasi Dapur Philips http://philips.to/HomeLivingID . "Bahwa di dapur pun, kita bisa melakukan Inovasi Dapur jitu hemat waktu", sambut Mr. Erik van Houten, Head of Marketing Consumer Lifestyle dari Phillips. Bu Maria Simanjuntak, perwakilan Phillips Domestic Appliances, menegaskan waktu dan energi yang bisa kita simpan, apalagi jika tanpa ART. Intinya, seperti pengakuan Novita Angie,dengan Peralatan Masak Philips, memasak saat Ramadan pastilah jauhhh lebih mudah. Beneran nih? Yuk, kita buktikan bersama di Thamrin Nine Sudirman, ikuti live tweetnya di http://philips.to/PhilipsID #DapurInovasi @Philips_ID .

Senin pagi, 15Juni 2015, Yuda Bustara, seorang chef nan handal , memberikan inovasi praktisnya. Sebutlah 3 P (ingat 3P, ingat Philips) yaitu Perencanaan (Planning) , Persiapan (Preparation) dan Proses (Process). Dengan rangkaian 3 P ini, memasak lebih menyenangkan, hemat waktu dan tenaga, juga tetap higienis. Jika kita menyimak instruksi penggunaannya, Perlengkapan Masak Phillips sudah seperti asisten inovatif. Proses memasak berlangsung cepat, dengan  mempertahankan rasa yang optimal. Kalau meminjam istilah chef Yuda, tastier by shorter time .
Challenge -nya adalah menyajikan 4 menu Ramadan. Waktu di layar menunjukkan 45 menit , pertanda tantangan telah dibuka oleh Novita Angie. Artinya, 12 kelompok yang terdiri dari berbagai komunitas dan blogger, siap berlomba. Nasi briyani, kue cubit, quick steam bakpau, dan takjil jeruk coco, ini dia sajiannya (wooo, mantap semua). Bagaimana bisa nggak kita memenangkannya? Segera disimak 3 Pnya.

Challenge I: Nasi Briyani dengan aroma berani
Perencanaan:
Saat menghaluskan bumbu, pakailah Philips Hand Blender.
Gunakan Phillips Electric Pressure Cooker, untuk menumis, memasak nasi dan sup, juga steam. Inovasi pintar dengan tekanan serta panas yang tinggi, hemat waktu, dengan nutrisi optimal. Potnya yang anti lengket ,dengan pengaturan multi fungsi digital. Waktu memasak dapat disesuaikan, sesuai jadwal saur. Jadi, pastinya menghemat tenaga, karena antrian cuci piring pun berkurang.
Persiapan:
Bahan
250 gram daging kambing, potong dadu 3cm,
1 1/2  sendok makan minyak untuk menumis,
1 1/2 gelas air,
1 gelas beras basmati, cuci dan tiriskan,
12,5 gram daun ketumbar,
12,5 gram daun mint,
1 buah tomat cincang kasar,
1 sendok makan yogurt kental,
25 gram bawang Bombay, iris tipis, goreng hingga layu,
2 sendok makan bawang merah goreng,
garam dan merica secukupnya.
Bumbu halus
25 gram cabai hijau keriting ( sesuai selera),
3 siung bawang putih,
1 sendok teh kapulaga hijau,
1 sendok makan garam masala,
1 sendok teh jintan,
minyak secukupnya.
Sedikit tips memasak nasi ala chef Yuda, satu gelas beras dimasak dengan satu setengah gelas air.
Proses:
Haluskan bumbu dengan Philips Hand Blender.
Nyalakan fungsi "Bake" dalam Philips Electric Pressure Cooker.
Beri sedikit minyak, tumis bawang bombay juga bumbu halus sampai harum, sehingga minyaknya keluar.
Masukkan daging dan tumis sebentar.
Tambahkan potongan tomat, yogurt, 1/2 porsi daun mint, 1/2 porsi daun ketumbar, bawang goreng, garam dan merica. Aduk rata.
Masukkan beras basmati dan air, aduk rata.
Masak dalam Philips Electric Pressure Cooker dengan menekan fungsi otomatis "Rice", masak 15 menit.
Kemudian keluarkan tekanan, dan buka Philips Electric Pressure Cooker. Sisihkan.
Taburkan kembali dengan sisa daun ketumbar dan daun mint.
Nasi briyani selesai dimasak dalam 25 menit.






Challenge II: Quick Steamed Bakpao yang sehat
Perencanaan:
Menghaluskan daging dengan Phillips Food Processor.
Mengukus ala Phillips Food Steamer jauh lebih sehat. Adanya aroma diffuser,menambah aroma rempah  dengan infuse daging/ayam yang dikukus. Steamer multi fungsi ini pun menyingkat waktu.
Persiapan:
150 gram fillet dada ayam,
1/4 ikat ketumbar segar,
2.    sendok makan saus hoisin (bisa diganti saus tiram),
1/4 sendok makan soy sauce Kikkoman (atau kecap asin),
1/2 gelas jamur shitake segar,
1 gelas terigu protein sedang,
1 1/2 sendok makan baking powder,
1/2 gelas santan kental,
1 sendok teh minyak wijen,
2 sendok makan biji wijen panggang,
1 buah jeruk nipis,
Irisan timun untuk garnish.
Proses pembuatan:
Dalam Philips Food Processor, masukkan baking powder dan tepung, lalu blitz sebentar.
Masukkan santan, minyak wijen, dan beri sedikit garam.
Proses aduk hingga terbentuk adonan.
Ambil 1 sendok makan adonan, letakkan di atas kertas cupcake, lalu kukus( pada Philips Food Steamer bagian atas) hingga matang.
Dalam mangkuk, marinating irisan ayam, beri saus hoisin, soy sauce, ketumbar, juice jeruk nipis. Selanjutnya kukus pada Philips Food Steamer bagian tengah.
Potong jamur dan kukus dalam Philips Food Steamer bagian bawah.
Tunggu hingga semua matang.
Sajikan bakpao dengan saus hoisin dan irisan timun.
Taburkan wijen.
Quick Steamed Bakpao selesai dalam 20 menit.
 

Tips
Ternyata, self raising powder, dapat dibuat sendiri. Campuran terigu, garam plus baking powder, akan membuat adonan mengembang sendiri.

Challenge III: Kue Cubit nan legit
Perencanaan:
Pembuatan adonan dengan bitter Philips Mixer. Mixer ini,selain mudah, juga dapat mengaduk adonan kental dengan berbagai kecepatan.
Philips Sandwich Maker, membuat cemilan lebih user friendly dan cepat. Membersihkannya pun mudah karena anti lengket.
Persiapan:
2 butir telur,
75 gram gula pasir,
1/2 sendok teh baking powder,
150 gram terigu protein sedang,
25 gram butter tawar, lelehkan,
1/4 sendok teh vanilla.
Topping: meses, Kitkat, Oreo.
Proses:
Kocok gula dan telur hingga mengembang dengan Philips Mixer.
Pastikan gula telah tercampur sempurna.
Masukkan butter cair dan vanilla, aduk.
Kayak terigu dan baking powder.
Campur terigu sedikit demi sedikit ke dalam adonan, dengan spatula.
Masukkan sedikit adonan ke dalam cetakan Philips Sandwich Maker.
Beri topping favorit, lalu tutup dengan sedikit adonan.
Tunggu hingga matang sesuai selera.
Siap diangkat, sajikan selagi hangat.
Kue Cubit selesai dalam 15 menit.




 

Challenge IV: Takjil Jeruk Coco
Perencanaan:
Memeras jeruk cara mudah dengan Phillips Citrus Press. Dengan tabung juicer yang besar, buah ukuran XL pun bisa masuk lho! Ada juga filter, menjamin juice yang didapat bebas biji. Cara membersihkannya pun mudah.
Menghaluskan buah dengan Phillips Hand Blender. Teknologi Pro Mix, mata pisaunya yang tajam secara unik menghaluskan makanan. Dengan keterbatasan tenaga, hasil tetap optimal.
Persiapan:
3 buah jeruk Mandarin/ Valencia/Sunkist,
30 gram nata de coco,
60 gram peach kaleng,
Es batu secukupnya,
Madu secukupnya,
Boleh juga ditambahkan leci secukupnya,
Daun mint sebagai garnish.
Proses pembuatan:
Dimulai,dengan memeras jeruk dengan Philips Citrus Press.
Masukkan jeruk dan peach ke dalam wadah, haluskan dengan Philips Hand Blender. Lebih nikmat jika tidak terlalu hancur.
Kemudian, tambahkan es batu, nata de coco, dan madu secukupnya.
Sajikan dingin-dingin.
Garnish dengan daun mint.
Takjil Jeruk Coco selesai dalam 5 menit.

 

Dengan Inovasi Dapur http://philips.to/FoodPreaparation , banyak manfaatnya. Bagi saya, dapat mengatur waktu, dengan timernya yang multi fungsi. Efikasi dan efisiensi waktu menjadi poin penting. Me time jadi lebih leluasa. Tenaga yang keluar juga lebih sedikit. Untuk keluarga, makanan yang tersaji lebih sesuai dengan wish list ( bisa request apa aja) . Jaminan higienitas, kita yang bikin kita juga yang santap. Iyalah, kebersihan nomor satu. Jadi, tantangan Ramadan telah terjawab. Dengan Inovasi Dapur kita semua dapat menjadi pemenangya.
 

Senin, 08 Juni 2015

Dapurku: Jurus Jitu Menimbang dan Mengukur

Terkesima??? Hendak membuat snack untuk buah hati, tetapi tak paham menakar bahan. Ingin membuat kue arisan, tapi susah menghitung ukurannya. Sering atau pernah mengalami demikian? Tak kenal ukuran, gagal menera bahan. Ternyata, ada jurus jitunya! Mari, kita belajar bersama.

Konversi dalam berat

Sesuai bahan yang hendak digunakan:

Coklat bubuk 1 sdm =   5 gram; 1 cup =   80 gram
Gula bubuk.   1 sdm = 10 gram; 1 cup = 110 gram
Brown sugar (padat)1 sdm = 10 gram; 1 cup = 170 gram
Gula merah ( padat) 1 sdm = 15 gram; 1 cup = 200 gram
Gula pasir.     1 sdm = 20 gram; 1 cup = 225 gram
Margarin.       1 sdm = 15 gram; 1 cup = 225 gram
Mentega.        1 sdm = 15 gram; 1 cup = 225 gram
Terigu.            1 sdm = 10 gram; 1 cup = 140 gram

Menurut standar Amerika:
1 oz = 28 gram
1 pound = 454 gram

Konversi dalam volume

Menurut standar Amerika:
1 cup = 8 fl.oz = 236 ml
1 fl.oz (fluid ounce ) = 29,5 ml
1 pint = 16 fl.oz = 473 ml
1 quart = 2 pints = 946 ml
1 sp (spoonful) = 3 sdt = 15 ml
1 tsp (teaspoon) = 5 ml

Menurut standar British :
1 cup = 8 fl.oz = 227 ml
1 dessertspoon = +/- 2 teaspoons = +/- 10-12 ml
1 fl.oz = 28,4 ml
1 gill = 5 fl.oz = 142 ml
1 pint = 20 fl.oz = 568 ml
1 spoonful = 1 sdm = 3 sdt = 18 ml
1 tsp = 1 sdt = 6 ml

Konversi dalam suhu (temperatur)

275 F = 140 C = 1 = sangat rendah
300 F = 150 C = 2 = rendah
325 F = 170 C = 3 = agak rendah
350 F = 180 C = 4 = sedang
375 F = 190 C = 5= agak tinggi
400 F = 200 C = 6 = tinggi
425 F = 220 C = 7 = tinggi
450 F = 230 C = 8 = sangat tinggi
475 F = 240 C = 9 = sangat tinggi

Semoga, dengan beberapa jurus tersebut, kita lebih semangat bereksplorasi di dapur. Jadi, bertambah semangat menjajal resep,deh!